PP IPM Luncurkan Eco Smart School, Perluas Gerakan Pelajar Peduli Lingkungan ke 65 Titik Indonesia

Jakarta, 18 Juli 2026 — Program Eco Smart School yang sebelumnya diinisiasi oleh Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Lampung, kini resmi diluncurkan sebagai program nasional Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Program Eco Smart School akan digulirkan ke 65 titik di seluruh Indonesia, menyusul keberhasilan uji coba program tersebut di Provinsi Lampung.
Pengumuman ini disampaikan dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional sekaligus Resepsi Milad ke-65 IPM di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Sabtu (18/7), yang mengusung tema “Resonansi Algoritma, Pelajar Berdampak”.

Eco Smart School dibuat sebagai jawaban atas persoalan lingkungan yang terus memburuk, mulai dari tumpukan sampah, dampak perubahan iklim, pencemaran, sampai rusaknya ekosistem. Sebelum program ini dilaksanakan, Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah lebih dulu menggelar Bimbingan Teknis Sekolah Adiwiyata di Lampung, yang akan menjadi cikal bakal sekaligus fondasi model Eco Smart School. Kini, Lampung ditunjuk sebagai pilot project resmi sebelum program ini direplikasi ke berbagai daerah lain.

Untuk menjalankan program berskala nasional ini, PP IPM menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan. PT PLN Group juga ambil bagian, sebagai bentuk dukungan korporasi terhadap agenda pelestarian lingkungan pemerintah sekaligus upaya mencetak pelajar yang bisa menjadi penggerak perubahan di sekolah maupun lingkungan sekitarnya.

Ketua Umum PP IPM, Dany Rahmat Muharram, menyampaikan bahwa Eco Smart School merupakan wujud komitmen IPM untuk memastikan gerakan pelajar tetap relevan dengan tantangan zaman. Ia menegaskan bahwa isu lingkungan tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan sektoral, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda.

“Semangat ‘Resonansi Algoritma, Pelajar Berdampak’ harus diwujudkan melalui gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Eco Smart School menjadi ikhtiar PP IPM untuk membangun kepemimpinan ekologis di kalangan pelajar, agar mereka tidak hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi melalui aksi nyata yang dimulai dari sekolah,” ujar Dany.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup PP IPM, Indri Narulita, menjelaskan bahwa Eco Smart School dirancang bukan sekadar sebagai program edukasi, melainkan sebagai ekosistem yang menempatkan pelajar sebagai pelaku utama perubahan.

“Eco Smart School dirancang sebagai ekosistem pembelajaran yang mendorong pelajar menjadi pelaku utama perubahan. Sekolah bukan hanya menjadi tempat memahami isu lingkungan, tetapi juga menjadi laboratorium untuk membangun kebiasaan baik, mulai dari pengelolaan sampah, penghijauan, konservasi sumber daya, hingga lahirnya berbagai inovasi lingkungan yang dapat diterapkan secara nyata. Harapannya, praktik-praktik baik yang tumbuh di sekolah dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Indri.

Nantinya, sekolah-sekolah peserta program baik di lingkungan Muhammadiyah maupun sekolah umum akan didorong menerapkan sejumlah praktik, antara lain pemilahan sampah, penghijauan area sekolah, penghematan energi, konservasi sumber daya, hingga memasukkan muatan pendidikan lingkungan ke dalam kegiatan belajar dan budaya keseharian sekolah.

Acara peluncuran turut dihadiri sejumlah pejabat publik, di antaranya Menteri Pertanian RI yang juga menjabat Kepala Badan Pangan Nasional, Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG, Pelaksana Tugas Deputi III Kantor Staf Kepresidenan, serta jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan skala dan dukungan lintas lembaga terhadap program ini.

Diadopsinya Eco Smart School sebagai program nasional membuktikan bahwa ide yang lahir dari tingkat wilayah bisa berdampak luas. Program ini digadang-gadang akan terus berkembang menjadi gerakan bersama pelajar se-Indonesia, sekaligus menempatkan sekolah sebagai ruang tumbuh bagi generasi yang lebih peka dan bertanggung jawab terhadap kelestarian bumi.

Penulis: Wanda Nur Hamidah

Editor: Salman

IPM Lampung
IPM Lampung
8 posts

#

Rumah
Karya Pelajar

©2026 Pimpinan Wilayah IPM Lampung | dikelola oleh Lembaga Media dan Komunikasi Pimpinan Wilayah IPM Lampung