<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pelajar Muhammadiyah Lampung</title>
	<atom:link href="https://ipmlampung.or.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://ipmlampung.or.id/</link>
	<description>Rumah Karya Pelajar!</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Aug 2026 17:14:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://ipmlampung.or.id/wp-content/uploads/2026/03/cropped-Logo-Ikatan-Pelajar-Muhammadiyah-Resmi-Persegi-32x32.png</url>
	<title>Pelajar Muhammadiyah Lampung</title>
	<link>https://ipmlampung.or.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>HUT RI KE-81: KEMERDEKAAN HARUS BERPIHAK PADA PELAJAR</title>
		<link>https://ipmlampung.or.id/hut-ri-ke-81-kemerdekaan-harus-berpihak-pada-pelajar/</link>
					<comments>https://ipmlampung.or.id/hut-ri-ke-81-kemerdekaan-harus-berpihak-pada-pelajar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[IPM Lampung]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:09:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ipmlampung.or.id/?p=1319</guid>

					<description><![CDATA[<p><br data-mce-bogus="1"></p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/hut-ri-ke-81-kemerdekaan-harus-berpihak-pada-pelajar/">HUT RI KE-81: KEMERDEKAAN HARUS BERPIHAK PADA PELAJAR</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Lampung Agustiar Rinaldi A.</p>
<p>Kemerdekaan Republik Indonesia yang kini memasuki usia ke-81 bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pendahulu dalam merebut kemerdekaan, tetapi juga tentang memastikan bahwa kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh setiap generasi. Kemerdekaan harus menjadi ruang bagi setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, mengembangkan potensi, menyampaikan gagasan, dan mengambil bagian dalam menentukan masa depan bangsa. Bagi pelajar, kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, melainkan kesempatan untuk tumbuh menjadi generasi yang mampu membaca zaman, menjawab persoalan, dan menghadirkan perubahan.</p>
<p>Hari ini, pelajar Indonesia hidup dalam situasi yang jauh berbeda dengan generasi sebelumnya. Perkembangan teknologi, derasnya arus informasi, perubahan sosial, persoalan lingkungan, hingga dinamika demokrasi menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Pelajar tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi dan konsumen informasi, tetapi harus memiliki kemampuan untuk memahami persoalan, berpikir kritis, membangun pengetahuan, dan mengubahnya menjadi karya yang memberikan manfaat.</p>
<p>Salah satu persoalan yang masih perlu mendapatkan perhatian serius adalah kualitas literasi dan kesempatan pelajar untuk memperoleh pendidikan yang bermutu dan setara.</p>
<p>Data Rapor Pendidikan menunjukkan bahwa proporsi murid yang mencapai kompetensi minimum literasi memang terus mengalami peningkatan, dari 59,49% pada 2022 menjadi 68,05% pada 2023 dan 70,03% pada 2024. Artinya, terdapat kemajuan yang patut diapresiasi. Namun, pada 2024 masih terdapat sekitar 29,97% murid yang belum mencapai kompetensi minimum literasi, dan peningkatan tersebut juga belum merata di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.</p>
<p>Persoalan tersebut tidak berhenti pada kemampuan membaca secara teknis. Literasi hari ini harus dimaknai sebagai kemampuan memahami informasi, membedakan fakta dan opini, berpikir kritis, melakukan riset, membaca realitas sosial, serta menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan persoalan.</p>
<p>Tantangan kesempatan memperoleh pendidikan juga masih nyata. Rapor Pendidikan 2025 menunjukkan bahwa Angka Partisipasi Sekolah usia 7–15 tahun relatif tinggi, tetapi partisipasi pada usia 16–18 tahun masih lebih rendah, sementara kelompok penyandang disabilitas usia 4–18 tahun juga menghadapi tingkat partisipasi yang lebih rendah. Pemerintah sendiri menempatkan angka partisipasi sekolah, literasi, numerasi, iklim keamanan, kebinekaan, dan inklusivitas sebagai indikator penting dalam melihat mutu layanan pendidikan.</p>
<p>Data tersebut memberi pesan sederhana: kemerdekaan pendidikan belum selesai.</p>
<p>Kita tidak hanya perlu memastikan pelajar bisa masuk sekolah, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan proses pendidikan yang berkualitas, lingkungan belajar yang aman dan inklusif, ruang untuk berpikir, serta kesempatan untuk mengembangkan potensi.</p>
<p>Karena itu, bagi kami, memperjuangkan pelajar berarti memperjuangkan masa depan Indonesia.</p>
<p><em>“PELAJAR INKLUSIF, UNGGUL BERKARYA”</em></p>
<p>Dalam membaca persoalan tersebut, “Pelajar Inklusif, Unggul Berkarya” bukan tagline yang lahir karena momentum HUT RI ke-81. Tagline ini telah menjadi arah gerakan PW IPM Lampung sejak awal periode sebagai hasil pembacaan terhadap kebutuhan pelajar dan tantangan zaman.</p>
<p>Pelajar Inklusif berarti memastikan setiap pelajar memiliki ruang untuk tumbuh, berpartisipasi, dan dihargai dalam keberagaman.</p>
<p>Pelajar Unggul berarti membangun kapasitas pelajar melalui literasi, karakter, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kepemimpinan, dan kecakapan menghadapi perubahan.</p>
<p>Pelajar Berkarya berarti mendorong pengetahuan dan potensi pelajar untuk diwujudkan menjadi gagasan, riset, inovasi, tulisan, kreativitas, maupun aksi nyata yang memberikan manfaat.</p>
<p>Dengan demikian, “Pelajar Inklusif, Unggul Berkarya” bukan sekadar slogan, tetapi arah gerakan yang sejak awal telah dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan pelajar hari ini dan masa depan.</p>
<p><strong>MENERJEMAHKAN GAGASAN MENJADI GERAKAN</strong></p>
<p>Arah tersebut kemudian diterjemahkan PW IPM Lampung melalui sejumlah program unggulan pada periode ini.</p>
<p>Pertama, Eco Smart School (Bidang Lingkungan Hidup). </p>
<p>Eco Smart School merupakan program yang mendorong sekolah menjadi ruang pendidikan yang peduli lingkungan sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi. Program ini mengajak pelajar mengenali persoalan lingkungan di sekitarnya, membangun kesadaran, serta mencari solusi melalui kreativitas, inovasi, pemanfaatan teknologi, dan aksi nyata. Eco Smart School diarahkan menjadi ekosistem pembelajaran berkelanjutan yang menghubungkan pengetahuan, kepedulian, dan tindakan. Dengan demikian, program ini menjadi wujud semangat “Pelajar Inklusif, Unggul Berkarya” melalui pelajar yang peduli, inovatif, dan mampu menghasilkan karya untuk lingkungan.</p>
<p>Kedua, Madrasah Demokrasi (Bidang Advokasi).</p>
<p>Madrasah Demokrasi merupakan program yang menjadi ruang pembelajaran bagi pelajar untuk memahami sekaligus mempraktikkan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan sehari-hari. Program ini mendorong pelajar memiliki keberanian menyampaikan pendapat, berdialog, bermusyawarah, menghargai perbedaan, serta memahami hak dan kewajibannya. Pembelajaran demokrasi dikembangkan melalui diskusi, kajian, simulasi, kepemimpinan, dan praktik partisipasi di lingkungan sekolah maupun organisasi. Madrasah Demokrasi diarahkan menjadi ekosistem pembelajaran demokrasi pelajar yang menumbuhkan sikap kritis, inklusif, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, program ini menjadi wujud semangat “Pelajar Inklusif, Unggul Berkarya” melalui pelajar yang mampu bersuara, menghargai perbedaan, dan berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi.</p>
<p>Ketiga, Gerakan PRISMA (Bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan).</p>
<p>Gerakan PRISMA merupakan program yang hadir untuk menjawab tantangan literasi pelajar di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan digital. PRISMA tidak hanya mendorong kader membaca, tetapi juga memahami persoalan, melakukan riset, berpikir kritis, menulis, berdiskusi, dan menyebarluaskan pengetahuan secara sederhana. Pengkajian isu lokal, nasional, hingga global dikemas melalui majalah digital sebagai ruang belajar sekaligus arsip pengetahuan bagi kader IPM. PRISMA diarahkan menjadi ekosistem intelektual pelajar yang mengubah informasi menjadi pengetahuan, pengetahuan menjadi gagasan, dan gagasan menjadi karya yang berdampak. Dengan demikian, program ini menjadi wujud semangat “Pelajar Inklusif, Unggul Berkarya” melalui pelajar yang literat, kritis, adaptif, dan produktif dalam menghasilkan pengetahuan.</p>
<p>Ketiga program tersebut menunjukkan bahwa IPM Lampung tidak ingin sekadar berbicara tentang masa depan pelajar, tetapi mulai menyiapkan ekosistemnya sejak hari ini. Eco Smart School menjawab kebutuhan pelajar terhadap kepedulian lingkungan dan inovasi, Madrasah Demokrasi menjawab kebutuhan terhadap ruang partisipasi dan pendidikan demokrasi, sementara PRISMA menjawab kebutuhan terhadap budaya literasi, riset, dan pengembangan intelektual.</p>
<p>Ketiganya memiliki satu tujuan: mendorong pelajar agar tidak hanya menjadi objek perubahan, tetapi menjadi subjek yang mampu membaca persoalan, membangun gagasan, dan menghadirkan solusi.</p>
<p><strong>KEMERDEKAAN YANG BERPIHAK PADA PELAJAR</strong></p>
<p>Memasuki usia kemerdekaan yang ke-81, Indonesia perlu kembali bertanya: sudah sejauh mana pembangunan memberikan ruang bagi pelajar untuk menentukan masa depannya?</p>
<p>Keberpihakan kepada pelajar tidak cukup diwujudkan melalui seremoni atau kebijakan yang hanya menempatkan pelajar sebagai penerima manfaat. Pelajar harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan yang memiliki suara, gagasan, kreativitas, dan kemampuan untuk ikut menentukan arah bangsa.</p>
<p>Kami berharap Indonesia ke depan semakin serius menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan merata, memperkuat budaya literasi dan riset, menyediakan ruang kreativitas dan partisipasi, memperluas akses teknologi secara inklusif, serta membangun lingkungan belajar yang aman dan menghargai keberagaman.</p>
<p>Lebih dari itu, kami berharap setiap kebijakan yang menyangkut masa depan pendidikan benar-benar mendengarkan suara pelajar.</p>
<p>Sebab ketika negara berpihak kepada pelajar, sesungguhnya negara sedang berpihak kepada masa depan Indonesia.</p>
<p><strong>CLOSING STATEMENT KETUA UMUM PW IPM LAMPUNG</strong></p>
<p>“Kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pendahulu tidak boleh berhenti sebagai cerita sejarah yang kita rayakan setiap tahun. Kemerdekaan harus kita lanjutkan dengan memastikan setiap pelajar memiliki kesempatan untuk belajar, bertumbuh, bersuara, dan berkarya.</p>
<p>Indonesia ke depan tidak hanya membutuhkan generasi penerus, tetapi membutuhkan generasi yang sejak hari ini diberikan ruang untuk menjadi bagian dari perubahan.</p>
<p>Karena itu, kami berharap keberpihakan terhadap pelajar menjadi salah satu agenda penting pembangunan Indonesia. Berikan pelajar pendidikan yang berkualitas, ruang untuk berpikir, ruang untuk berpendapat, ruang untuk berkreasi, dan ruang untuk menghasilkan karya.</p>
<p>IPM Lampung akan terus mengambil bagian dalam perjuangan tersebut. Kami percaya bahwa pelajar bukan sekadar objek pembangunan, tetapi merupakan subjek yang memiliki gagasan, kreativitas, dan kekuatan untuk menentukan masa depan bangsa.</p>
<p>Masa depan Indonesia tidak dimulai nanti. Masa depan Indonesia sedang tumbuh hari ini di ruang-ruang belajar, di sekolah, di organisasi, dan di tangan para pelajar.</p>
<p>Maka, mari kita maknai kemerdekaan dengan memberikan keberpihakan yang lebih nyata kepada pelajar.</p>
<p><strong>Pelajar Inklusif, Unggul Berkarya.</strong></p>
<p><strong>Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!”</strong></p>
<p><br data-mce-bogus="1"></p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/hut-ri-ke-81-kemerdekaan-harus-berpihak-pada-pelajar/">HUT RI KE-81: KEMERDEKAAN HARUS BERPIHAK PADA PELAJAR</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ipmlampung.or.id/hut-ri-ke-81-kemerdekaan-harus-berpihak-pada-pelajar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketika Persoalan Remaja Semakin Kompleks, Di m­­ana Peran IPM?</title>
		<link>https://ipmlampung.or.id/ketika-persoalan-remaja-semakin-kompleks-di-mana-peran-ipm/</link>
					<comments>https://ipmlampung.or.id/ketika-persoalan-remaja-semakin-kompleks-di-mana-peran-ipm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[IPM Lampung]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ipmlampung.or.id/?p=1290</guid>

					<description><![CDATA[<p><br data-mce-bogus="1"></p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/ketika-persoalan-remaja-semakin-kompleks-di-mana-peran-ipm/">Ketika Persoalan Remaja Semakin Kompleks, Di m­­ana Peran IPM?</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh: Anas Nur Fathoni</em></p>
<p>Indonesia saat ini sedang menikmati bonus demografi. Jumlah penduduk usia produktif yang besar sering disebut sebagai peluang emas untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju di masa depan.</p>
<p> Namun, di balik optimisme tersebut, terdapat berbagai persoalan yang terus menghantui kehidupan remaja. Kasus perundungan di sekolah masih terjadi. Kekerasan seksual terhadap anak dan remaja masih menjadi ancaman nyata. Krisis kesehatan mental semakin banyak dialami ­­­­­pelajar. Belum lagi persoalan penyalahgunaan narkoba, rendahnya literasi digital, hingga budaya saling menghakimi yang tumbuh subur di media sosial. Ironisnya, berbagai persoalan tersebut hadir di ruang yang setiap hari dihuni oleh para pelajar. Di kelas, di lingkungan sekolah, di organisasi, bahkan dalam lingkaran pertemanan mereka sendiri.</p>
<p>Sebenarnya, siapa yang seharusnya hadir untuk menjawab berbagai persoalan tersebut?</p>
<p>Banyak pihak tentu memiliki peran. Keluarga, sekolah, pemerintah, maupun komunitas kepemudaan. Namun jika berbicara mengenai pelajar, rasanya sulit untuk tidak menempatkan <strong>Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM)</strong> sebagai salah satu aktor yang seharusnya berada di garis depan. Sebagai organisasi pelajar terbesar di lingkungan Muhammadiyah, IPM memiliki kekuatan yang luar biasa. Jaringannya tersebar dari tingkat pusat hingga ranting di sekolah-sekolah. Basis kadernya sangat besar. Bahkan dapat dikatakan bahwa IPM memiliki kedekatan yang sangat kuat dengan kehidupan pelajar sehari-hari.</p>
<p>Namun, pertanyaan yang perlu kita renungkan bersama adalah, sudahkah kekuatan besar tersebut benar-benar digunakan untuk menjawab persoalan nyata yang sedang dihadapi remaja?</p>
<p><strong>Antara Potensi dan Realitas</strong></p>
<p>Sebagai seorang kader IPM, dari ruang ruang diskusi saya melihat bahwa organisasi ini memiliki modal yang sangat besar untuk menjadi pelopor gerakan advokasi remaja. IPM memiliki kader-kader muda yang kritis, progresif, dan dekat dengan kehidupan pelajar. Struktur organisasinya pun memungkinkan berbagai program dijalankan hingga tingkat akar rumput. Sayangnya, dalam banyak kesempatan, gerakan IPM masih lebih dikenal melalui kegiatan-kegiatan seremonial dibandingkan melalui dampak sosial yang dirasakan langsung oleh pelajar seakan pelajar hanya dijadikan objek saja.</p>
<p>Banyak ranting yang berhasil menyelenggarakan seminar, lomba, kajian, maupun berbagai kegiatan pengembangan diri lainnya. Namun, ketika berbicara tentang persoalan bullying, kesehatan mental, kekerasan seksual, atau perlindungan hak-hak pelajar, suara IPM masih belum terdengar sekuat yang seharusnya. Padahal, persoalan-persoalan tersebut terjadi setiap hari di lingkungan yang menjadi ruang gerak utama IPM. Inilah yang menurut saya perlu menjadi bahan refleksi bersama.</p>
<p><strong>Ranting Sebagai Titik Krusial Perubahan</strong></p>
<p> Jika ingin menghadirkan dampak yang lebih nyata, maka perhatian utama harus diarahkan kepada ranting. Ranting bukan sekadar struktur organisasi paling bawah. Ranting adalah ruang tempat pelajar bertemu dengan realitas kehidupan mereka sehari-hari.</p>
<p><em>Di tingkat rantinglah perundungan terjadi. Di tingkat rantinglah siswa yang mengalami tekanan mental membutuhkan teman untuk bercerita. Di tingkat ranting pula berbagai persoalan remaja muncul dan berkembang.</em></p>
<p> Karena itu, keberadaan bidang di IPM yang membidangi advokasi pelajar tidak boleh hanya menjadi pelengkap struktur organisasi. Bidang ini harus menjadi jantung gerakan yang benar-benar hidup di sekolah. IPM perlu mulai memikirkan bagaimana menciptakan kader-kader yang memiliki kemampuan mendengar, mendampingi, dan mengadvokasi teman sebayanya. Sebab sering kali remaja lebih nyaman berbicara kepada teman sebayanya dibandingkan kepada orang yang lebih dewasa.</p>
<p><strong>Belajar dari Mereka yang Sudah Bergerak</strong></p>
<p>Dalam upaya memperkuat gerakan advokasi remaja, IPM tentu tidak harus berjalan sendiri. Ada banyak pihak yang selama ini telah memiliki pengalaman dan praktik baik dalam mendampingi remaja, salah satunya adalah para Duta GenRe yang vokal untuk menyebarkan vitamin-vitamin genre dan merupakan program strategis dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (KEMENDUKBANGGA) / BKKBN dalam upayanya menciptakan generasi muda yang terencana, serta komunitas-komunitas yang bergerak dalam edukasi serta advokasi remaja.</p>
<p>Selama ini, berbagai isu seperti pencegahan bullying, kesehatan mental, relasi sehat, pencegahan kekerasan seksual, hingga pengembangan keterampilan hidup telah cukup intens disuarakan oleh mereka melalui berbagai pendekatan yang dekat dengan generasi muda.</p>
<p>Kolaborasi bukan berarti kehilangan identitas organisasi. <em>Sebaliknya,</em> kolaborasi adalah bentuk kedewasaan gerakan. IPM dapat tetap berdiri dengan nilai dan karakternya sendiri, namun pada saat yang sama membuka ruang sinergi dengan pihak-pihak yang memiliki pengalaman dalam penguatan kapasitas remaja. Bayangkan apabila setiap ranting IPM mampu berkolaborasi dengan berbagai komunitas advokasi remaja di daerahnya. Bukan tidak mungkin sekolah akan memiliki lebih banyak ruang aman, lebih banyak kader yang peka terhadap persoalan teman-temannya, dan lebih banyak gerakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan pelajar.</p>
<p><strong>Dari Organisasi Kegiatan Ceremonial Menjadi Organisasi Berdampak</strong></p>
<p>Sudah saatnya ukuran keberhasilan organisasi tidak hanya dilihat dari banyaknya agenda yang berhasil dilaksanakan. Keberhasilan organisasi seharusnya diukur dari perubahan yang berhasil dihadirkan. <strong><em>Bukan sekadar</em></strong> berapa banyak seminar yang terlaksana, <strong><em>tetapi</em></strong> berapa banyak pelajar yang terbantu. <strong><em>Bukan sekadar</em></strong> berapa banyak kegiatan yang didokumentasikan, <strong><em>tetapi</em></strong> berapa banyak persoalan yang berhasil diselesaikan. <strong><em>Bukan sekadar</em></strong> berapa banyak peserta yang hadir, <strong><em>tetapi</em></strong> berapa banyak kehidupan yang menjadi lebih baik karena kehadiran organisasi.</p>
<p>Ketika paradigma ini mulai tumbuh, maka IPM akan bergerak dari organisasi yang berorientasi pada kegiatan ceremonial menuju organisasi yang berorientasi pada keberdampakan.</p>
<p>Sebagai kader IPM, saya meyakini bahwa organisasi ini memiliki seluruh modal yang dibutuhkan untuk menjadi salah satu kekuatan terbesar dalam menjawab persoalan remaja Indonesia. Jaringan yang luas, kader yang besar, serta kedekatan dengan pelajar merupakan keunggulan yang tidak dimiliki banyak organisasi lain. Namun, potensi tersebut hanya akan menjadi angka apabila tidak diterjemahkan menjadi gerakan yang nyata.</p>
<p>Karena itu, tantangan IPM hari ini bukanlah bagaimana membuat lebih banyak kegiatan, melainkan bagaimana memastikan organisasi ini benar-benar hadir di tengah persoalan pelajar. Sebab pada akhirnya, organisasi pelajar yang hebat bukanlah organisasi yang paling ramai kegiatannya, melainkan organisasi yang paling dirasakan manfaatnya oleh pelajar.</p>
<p>Dan ketika hari itu tiba, IPM tidak hanya akan dikenal sebagai organisasi pelajar terbesar di Muhammadiyah, tetapi juga sebagai rumah yang mampu mendengar, mendampingi, dan memperjuangkan kebutuhan remaja di zamannya.</p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/ketika-persoalan-remaja-semakin-kompleks-di-mana-peran-ipm/">Ketika Persoalan Remaja Semakin Kompleks, Di m­­ana Peran IPM?</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ipmlampung.or.id/ketika-persoalan-remaja-semakin-kompleks-di-mana-peran-ipm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PP IPM Luncurkan Eco Smart School, Perluas Gerakan Pelajar Peduli Lingkungan ke 65 Titik Indonesia</title>
		<link>https://ipmlampung.or.id/pp-ipm-luncurkan-eco-smart-school-perluas-gerakan-pelajar-peduli-lingkungan-ke-65-titik-indonesia/</link>
					<comments>https://ipmlampung.or.id/pp-ipm-luncurkan-eco-smart-school-perluas-gerakan-pelajar-peduli-lingkungan-ke-65-titik-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[IPM Lampung]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 15:57:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ipmlampung.or.id/?p=1277</guid>

					<description><![CDATA[<p><br data-mce-bogus="1"></p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/pp-ipm-luncurkan-eco-smart-school-perluas-gerakan-pelajar-peduli-lingkungan-ke-65-titik-indonesia/">PP IPM Luncurkan Eco Smart School, Perluas Gerakan Pelajar Peduli Lingkungan ke 65 Titik Indonesia</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, 18 Juli 2026</strong> — Program Eco Smart School yang sebelumnya diinisiasi oleh Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Lampung, kini resmi diluncurkan sebagai program nasional Bidang Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah.</p>
<p>Program Eco Smart School akan digulirkan ke 65 titik di seluruh Indonesia, menyusul keberhasilan uji coba program tersebut di Provinsi Lampung.<br />Pengumuman ini disampaikan dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional sekaligus Resepsi Milad ke-65 IPM di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Sabtu (18/7), yang mengusung tema &#8220;Resonansi Algoritma, Pelajar Berdampak&#8221;.</p>
<p>Eco Smart School dibuat sebagai jawaban atas persoalan lingkungan yang terus memburuk, mulai dari tumpukan sampah, dampak perubahan iklim, pencemaran, sampai rusaknya ekosistem. Sebelum program ini dilaksanakan, Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah lebih dulu menggelar Bimbingan Teknis Sekolah Adiwiyata di Lampung, yang akan menjadi cikal bakal sekaligus fondasi model Eco Smart School. Kini, Lampung ditunjuk sebagai pilot project resmi sebelum program ini direplikasi ke berbagai daerah lain.</p>
<p>Untuk menjalankan program berskala nasional ini, PP IPM menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kehutanan. PT PLN Group juga ambil bagian, sebagai bentuk dukungan korporasi terhadap agenda pelestarian lingkungan pemerintah sekaligus upaya mencetak pelajar yang bisa menjadi penggerak perubahan di sekolah maupun lingkungan sekitarnya.</p>
<p>Ketua Umum PP IPM, Dany Rahmat Muharram, menyampaikan bahwa Eco Smart School merupakan wujud komitmen IPM untuk memastikan gerakan pelajar tetap relevan dengan tantangan zaman. Ia menegaskan bahwa isu lingkungan tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan sektoral, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda.</p>
<p>&#8220;Semangat &#8216;Resonansi Algoritma, Pelajar Berdampak&#8217; harus diwujudkan melalui gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Eco Smart School menjadi ikhtiar PP IPM untuk membangun kepemimpinan ekologis di kalangan pelajar, agar mereka tidak hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi melalui aksi nyata yang dimulai dari sekolah,&#8221; ujar Dany.</p>
<p>Ketua Bidang Lingkungan Hidup PP IPM, Indri Narulita, menjelaskan bahwa Eco Smart School dirancang bukan sekadar sebagai program edukasi, melainkan sebagai ekosistem yang menempatkan pelajar sebagai pelaku utama perubahan.</p>
<p>&#8220;Eco Smart School dirancang sebagai ekosistem pembelajaran yang mendorong pelajar menjadi pelaku utama perubahan. Sekolah bukan hanya menjadi tempat memahami isu lingkungan, tetapi juga menjadi laboratorium untuk membangun kebiasaan baik, mulai dari pengelolaan sampah, penghijauan, konservasi sumber daya, hingga lahirnya berbagai inovasi lingkungan yang dapat diterapkan secara nyata. Harapannya, praktik-praktik baik yang tumbuh di sekolah dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,&#8221; ujar Indri.</p>
<p>Nantinya, sekolah-sekolah peserta program baik di lingkungan Muhammadiyah maupun sekolah umum akan didorong menerapkan sejumlah praktik, antara lain pemilahan sampah, penghijauan area sekolah, penghematan energi, konservasi sumber daya, hingga memasukkan muatan pendidikan lingkungan ke dalam kegiatan belajar dan budaya keseharian sekolah.</p>
<p>Acara peluncuran turut dihadiri sejumlah pejabat publik, di antaranya Menteri Pertanian RI yang juga menjabat Kepala Badan Pangan Nasional, Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum BULOG, Pelaksana Tugas Deputi III Kantor Staf Kepresidenan, serta jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan skala dan dukungan lintas lembaga terhadap program ini.</p>
<p>Diadopsinya Eco Smart School sebagai program nasional membuktikan bahwa ide yang lahir dari tingkat wilayah bisa berdampak luas. Program ini digadang-gadang akan terus berkembang menjadi gerakan bersama pelajar se-Indonesia, sekaligus menempatkan sekolah sebagai ruang tumbuh bagi generasi yang lebih peka dan bertanggung jawab terhadap kelestarian bumi.</p>
<p>Penulis: Wanda Nur Hamidah</p>
<p>Editor: Salman</p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/pp-ipm-luncurkan-eco-smart-school-perluas-gerakan-pelajar-peduli-lingkungan-ke-65-titik-indonesia/">PP IPM Luncurkan Eco Smart School, Perluas Gerakan Pelajar Peduli Lingkungan ke 65 Titik Indonesia</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ipmlampung.or.id/pp-ipm-luncurkan-eco-smart-school-perluas-gerakan-pelajar-peduli-lingkungan-ke-65-titik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musywil XXIII IPM Lampung Resmi Dibuka, Wakil Gubernur Ingatkan Tiga Hal Fundamental bagi Pelajar</title>
		<link>https://ipmlampung.or.id/musywil-xxiii-ipm-lampung-resmi-dibuka-wakil-gubernur-ingatkan-tiga-hal-fundamental-bagi-pelajar/</link>
					<comments>https://ipmlampung.or.id/musywil-xxiii-ipm-lampung-resmi-dibuka-wakil-gubernur-ingatkan-tiga-hal-fundamental-bagi-pelajar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[IPM Lampung]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 18:49:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ipmlampung.or.id/?p=1257</guid>

					<description><![CDATA[<p><br data-mce-bogus="1"></p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/musywil-xxiii-ipm-lampung-resmi-dibuka-wakil-gubernur-ingatkan-tiga-hal-fundamental-bagi-pelajar/">Musywil XXIII IPM Lampung Resmi Dibuka, Wakil Gubernur Ingatkan Tiga Hal Fundamental bagi Pelajar</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bandar Lampung – Musyawarah Wilayah (Musywil) ke-XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung resmi dibuka melalui Opening Ceremony yang berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2026 di Komplek Perguruan Tinggi Muhammadiyah Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Mengusung tema &#8220;Meneguhkan Era Baru IPM Lampung&#8221;, forum tertinggi organisasi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Gubernur Provinsi Lampung dr. Jihan Nurlela, M.M., Ketua PWM Lampung Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan, S.P., M.A., Ketua Umum PP IPM Dany Rahmat Muharram, serta Stafsus Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal M. Khoirul Huda, M.Pd.<br />Ketua Umum PW IPM Lampung, Firdaus Armansyah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya terus mengembangkan gerakan ke bawah agar kepemimpinan ke depan dapat meneruskan legacy yang telah dibangun pada periode ini.<br />&#8220;Yang terpenting adalah bagaimana kita terus mengembangkan gerakan ke bawah, agar kepemimpinan ke depan bisa meneruskan legacy periode ini dengan menyiapkan kader-kader terbaik melalui program yang inovatif dan solutif,&#8221; ujar Firdaus.<br />Stafsus Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, M. Khoirul Huda, M.Pd., menyampaikan empat pesan penting bagi IPM. Ia mendorong IPM untuk menjadi gerakan ilmu, gerakan afirmatif, gerakan agitatif, serta gerakan alternatif dalam menjawab tantangan zaman.<br />&#8220;Semoga IPM terus melahirkan kader umat, kader persyarikatan, dan kader bangsa,&#8221; ungkapnya.<br />Ketua Umum PP IPM, Dany Rahmat Muharram, menekankan bahwa Musywil merupakan momentum untuk menjaga kemurnian gerakan sekaligus menghadirkan prestasi-prestasi terbaru. Ia berpesan agar seluruh peserta bermusyawarah dengan penuh kebaikan dan kesantunan.<br />&#8220;Bermusyawarahlah secara makruf, silang pendapat secara santun, dan berbeda pilihan secara baik. Kemenangan itu yang memberikan adalah Allah SWT. Kekalahan tidak boleh membuat kita kehilangan kesetiaan kita terhadap IPM,&#8221; pesan Dany.<br />Ketua Umum PWM Lampung, Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., turut memberikan semangat kepada seluruh peserta Musywil. Ia berharap IPM Lampung terus menjadi pelopor bagi para pelajar di Provinsi Lampung.<br />&#8220;Teruslah menjadi pelopor bagi pelajar-pelajar di Provinsi Lampung. Selamat bermusyawarah IPM Provinsi Lampung, semoga menghasilkan keputusan terbaik,&#8221; ujarnya.<br />Wakil Gubernur Provinsi Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., menyampaikan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta dan berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan penuh kegembiraan. Ia juga menekankan tiga hal fundamental yang harus dimiliki oleh setiap pelajar, yakni kemampuan intelektual, moral dan karakter yang baik, serta kepekaan terhadap sosial.<br />&#8220;Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan selamat bermusyawarah dengan riang gembira, semoga berjalan dengan lancar,&#8221; ujar dr. Jihan Nurlela.<br />Musywil XXIII IPM Lampung yang berlangsung pada 9–11 Juni 2026 ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi perjalanan organisasi, sekaligus melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang siap membawa IPM Lampung ke era yang lebih maju, inklusif, dan berdampak nyata bagi pelajar Muhammadiyah di Provinsi Lampung.</p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/musywil-xxiii-ipm-lampung-resmi-dibuka-wakil-gubernur-ingatkan-tiga-hal-fundamental-bagi-pelajar/">Musywil XXIII IPM Lampung Resmi Dibuka, Wakil Gubernur Ingatkan Tiga Hal Fundamental bagi Pelajar</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ipmlampung.or.id/musywil-xxiii-ipm-lampung-resmi-dibuka-wakil-gubernur-ingatkan-tiga-hal-fundamental-bagi-pelajar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Walikota Bandar Lampung Sambut Hangat Kader IPM Se-Lampung Dalam Gala Dinner Musywil XXIII IPM Lampung</title>
		<link>https://ipmlampung.or.id/walikota-bandar-lampung-sambut-hangat-kader-ipm-se-lampung-dalam-gala-dinner-musywil-xxiii-ipm-lampung/</link>
					<comments>https://ipmlampung.or.id/walikota-bandar-lampung-sambut-hangat-kader-ipm-se-lampung-dalam-gala-dinner-musywil-xxiii-ipm-lampung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[IPM Lampung]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 18:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ipmlampung.or.id/?p=1250</guid>

					<description><![CDATA[<p><br data-mce-bogus="1"></p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/walikota-bandar-lampung-sambut-hangat-kader-ipm-se-lampung-dalam-gala-dinner-musywil-xxiii-ipm-lampung/">Walikota Bandar Lampung Sambut Hangat Kader IPM Se-Lampung Dalam Gala Dinner Musywil XXIII IPM Lampung</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bandar Lampung – Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung diwarnai dengan momen istimewa berupa Gala Dinner bersama Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, S.E., M.Si., yang berlangsung pada Selasa, 9 Juni 2026 di Bandar Lampung. Kegiatan bertema &#8220;Meneguhkan Era Baru IPM Lampung&#8221; ini turut dihadiri oleh Ketua PP IPM Dany Rahmat Muharram, Ketua PDM Riyuzen Praja Tuala, M.Pd., Ketua Umum PW IPM Lampung Firdaus Armansyah, Ketua Umum PD IPM Bandar Lampung Agustiar Renaldi Al-Qaida, serta Ketua Pelaksana Musywil XXIII Yogi Daumar Jaya.<br />Ketua Umum PW IPM Lampung, Firdaus Armansyah, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Walikota Bandar Lampung, Sekda Bandar Lampung, PWM Lampung, Ketua PP IPM, seluruh jajaran suksesi Musywil XXIII, hingga para alumni PW IPM Lampung dari masa ke masa yang telah turut membersamai dan memfasilitasi terselenggaranya acara tersebut.<br />Ia menegaskan bahwa kegiatan malam itu bukan sekadar gala dinner biasa, melainkan sebuah bentuk sambutan tulus dari Walikota Bandar Lampung kepada seluruh kader IPM se-Provinsi Lampung.<br />&#8220;Ini bukan gala dinner dan ramah tamah biasa, ini adalah sambut rasa dari Walikota Bandar Lampung kepada kader IPM se-Provinsi Lampung,&#8221; ujar Firdaus.<br />Firdaus juga mengungkapkan bahwa IPM Lampung terus berupaya menjawab berbagai tantangan di lingkup pelajar dengan karya nyata. Ia menyebutkan bahwa terdapat 56 kegiatan yang murni merupakan hasil karya IPM Provinsi Lampung sebagai wujud kontribusi organisasi terhadap dunia kepelajaran.<br />Perwakilan PWM Lampung, Prof. Syafrimen, Ph.D., turut menyampaikan pandangannya bahwa IPM merupakan salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang memberikan sumbangsih nyata di bidang pendidikan dan pengembangan pelajar di Provinsi Lampung. Ia menambahkan bahwa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti rumah sakit, klinik, panti asuhan, sekolah, dan universitas juga senantiasa ikut berkontribusi pada pembangunan di Provinsi Lampung.<br />&#8220;Harapannya IPM menjadi salah satu penyumbang pemimpin-pemimpin masa depan dan menjadi kader terbaik dari Provinsi Lampung untuk masa depan Indonesia,&#8221; ujarnya.<br />Sementara itu, Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyampaikan selamat datang kepada seluruh pelajar Muhammadiyah Provinsi Lampung yang hadir di Kota Bandar Lampung. Ia juga memohon doa dan dukungan dari seluruh tamu undangan untuk masa depan Provinsi Lampung yang dinilainya memiliki posisi sangat strategis sebagai pintu gerbang Sumatera.<br />&#8220;Bandar Lampung sebagai ibukota provinsi memiliki potensi yang tidak kalah dengan daerah-daerah lain. Harapan saya, Bandar Lampung dapat tumbuh menjadi kota metropolitan seperti kota-kota besar di Jawa,&#8221; ungkap Hj. Eva Dwiana dengan penuh semangat di hadapan seluruh kader pelajar Muhammadiyah yang hadir.<br />Gala Dinner Musywil XXIII IPM Lampung ini menjadi momentum yang mempererat hubungan antara organisasi pelajar Muhammadiyah dengan pemerintah daerah, sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mendukung kemajuan pelajar dan pembangunan Provinsi Lampung ke depan.<br />Penulis: Anas Nur Fathoni<br />Editor: Noval Sahnitri</p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/walikota-bandar-lampung-sambut-hangat-kader-ipm-se-lampung-dalam-gala-dinner-musywil-xxiii-ipm-lampung/">Walikota Bandar Lampung Sambut Hangat Kader IPM Se-Lampung Dalam Gala Dinner Musywil XXIII IPM Lampung</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ipmlampung.or.id/walikota-bandar-lampung-sambut-hangat-kader-ipm-se-lampung-dalam-gala-dinner-musywil-xxiii-ipm-lampung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semangat Kader Membara, PW IPM Lampung Gelar Konpiwil Pra-Musywil XXIII</title>
		<link>https://ipmlampung.or.id/semangat-kader-membara-pw-ipm-lampung-gelar-konpiwil-pra-musywil-xxiii/</link>
					<comments>https://ipmlampung.or.id/semangat-kader-membara-pw-ipm-lampung-gelar-konpiwil-pra-musywil-xxiii/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[IPM Lampung]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 18:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ipmlampung.or.id/?p=1237</guid>

					<description><![CDATA[<p><br data-mce-bogus="1"></p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/semangat-kader-membara-pw-ipm-lampung-gelar-konpiwil-pra-musywil-xxiii/">Semangat Kader Membara, PW IPM Lampung Gelar Konpiwil Pra-Musywil XXIII</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bandar Lampung – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Lampung menggelar Konferensi Pimpinan Wilayah (Konpiwil) Pra-Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIII pada Selasa, 9 Juni 2026 di Aula K.H. Ahmad Dahlan, Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Lampung. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam persiapan menjelang pelaksanaan Musywil XXIII IPM Provinsi Lampung.<br />Forum ini dihadiri oleh 14 Pimpinan Daerah (PD) IPM dari seluruh penjuru Provinsi Lampung, mencerminkan antusiasme dan komitmen kader pelajar Muhammadiyah dalam menyukseskan agenda organisasi tertinggi di tingkat wilayah tersebut.<br />Ketua Umum PW IPM Lampung, Firdaus Armansyah, menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran PW IPM Lampung maupun PD IPM se-Lampung yang telah hadir dan turut membersamai perjalanan organisasi hingga saat ini.<br />&#8220;Saya apresiasi kepada teman-teman PW IPM Lampung yang masih bisa membersamai sampai saat ini. Tak kalah penting juga kepada teman-teman PD IPM se-Lampung, alhamdulillah pada kesempatan kali ini ada 14 PD IPM yang hadir. Ada banyak orang-orang yang masih mau membersamai IPM Lampung ke depan,&#8221; ujar Firdaus.<br />Ia juga menegaskan bahwa Konpiwil Pra-Musywil ini merupakan kelanjutan dari Konpiwil sebelumnya yang telah dilaksanakan di Lampung Timur, sehingga menjadi tahapan yang tidak kalah penting sebelum memasuki pelaksanaan Musywil.<br />&#8220;Acara Konpiwil Pra-Musywil ini merupakan acara kelanjutan Konpiwil di Lampung Timur. Maka ini suatu hal yang penting untuk kita laksanakan sebelum kita masuk ke Musywil. Mari kita ikuti dengan khidmat semua rangkaian acara sampai selesai dengan bahagia,&#8221; kata Firdaus.</p>
<p>Kegembiraan dan semangat kebersamaan turut dirasakan oleh para peserta yang hadir. Salah satunya, M. Izuddin Al Qosyam, peserta dari PD IPM Lampung Timur, mengungkapkan kebanggaannya dapat hadir dan berjumpa langsung dengan sesama kader IPM dari seluruh provinsi.</p>
<p>&#8220;Konferensi Pimpinan Wilayah Pra-Musywil XXIII yang diselenggarakan di Bandar Lampung ini dilaksanakan dengan khidmat dan sangat kental akan momentum yang begitu menggembirakan. Pada kesempatan ini saya sangat merasakan bagaimana momen Musywil ini sangat luar biasa. Bertemu Ipmawan dan Ipmawati se-Provinsi langsung membuat rasa bangga akan solidaritas dan semangat yang terus membara untuk gagasan baru IPM Lampung yang lebih inklusif,&#8221; ungkap Izuddin.</p>
<p>Penulis: Noval Sahnitri</p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/semangat-kader-membara-pw-ipm-lampung-gelar-konpiwil-pra-musywil-xxiii/">Semangat Kader Membara, PW IPM Lampung Gelar Konpiwil Pra-Musywil XXIII</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ipmlampung.or.id/semangat-kader-membara-pw-ipm-lampung-gelar-konpiwil-pra-musywil-xxiii/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PW IPM Lampung Siap Gelar Musyawarah Wilayah XXIII, Momentum Regenerasi Kepemimpinan Pelajar Muhammadiyah</title>
		<link>https://ipmlampung.or.id/pw-ipm-lampung-siap-gelar-musyawarah-wilayah-xxiii-momentum-regenerasi-kepemimpinan-pelajar-muhammadiyah/</link>
					<comments>https://ipmlampung.or.id/pw-ipm-lampung-siap-gelar-musyawarah-wilayah-xxiii-momentum-regenerasi-kepemimpinan-pelajar-muhammadiyah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[IPM Lampung]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 06:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ipmlampung.or.id/?p=1144</guid>

					<description><![CDATA[<p><br data-mce-bogus="1"></p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/pw-ipm-lampung-siap-gelar-musyawarah-wilayah-xxiii-momentum-regenerasi-kepemimpinan-pelajar-muhammadiyah/">PW IPM Lampung Siap Gelar Musyawarah Wilayah XXIII, Momentum Regenerasi Kepemimpinan Pelajar Muhammadiyah</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lampung – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Lampung akan segera menggelar Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIII. Forum tertinggi organisasi ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan pelajar Muhammadiyah di Provinsi Lampung.<br />Musywil XXIII PW IPM Lampung direncanakan berlangsung pada Rabu hingga Jumat, 9–11 Juni 2026, di Kota Bandar Lampung, tepatnya di Komplek Perguruan Muhammadiyah Labuhan Ratu. Kegiatan ini akan dihadiri oleh seluruh Pimpinan Daerah (PD) IPM se-Lampung serta berbagai unsur pimpinan dari tingkat ranting hingga wilayah.<br />Ketua Pelaksana Musywil XXIII, Salman Amar Raif, menyampaikan bahwa kegiatan ini harus menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk saling bertukar gagasan demi kemajuan organisasi.<br />&#8220;Musywil ini bukan hanya tentang memilih pemimpin baru, tetapi juga menjadi ruang bagi kita semua untuk saling tukar gagasan, berbagi pandangan, dan bersama-sama merumuskan arah gerakan IPM Lampung yang lebih baik ke depannya,&#8221; ujar Salman.<br />Ketua Umum PW IPM Lampung, Firdaus Armansyah, menyampaikan bahwa Musywil XXIII bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan sebuah forum strategis untuk menentukan arah gerakan pelajar Muhammadiyah di Lampung untuk periode ke depan.<br />&#8220;Musywil adalah ruang demokrasi tertinggi di organisasi kita. Kami berharap forum ini benar-benar menghasilkan pemimpin yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga memiliki visi yang kuat untuk membawa IPM Lampung ke arah yang lebih baik,&#8221; ujar Firdaus.<br />Sejumlah rangkaian kegiatan telah disiapkan menjelang pelaksanaan Musywil, mulai dari RADAR XXIII atau Ruang Dialektika Pimpinan Daerah, IPM Leadership Head to Head Challenge, hingga berbagai forum konsolidasi organisasi lainnya. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memastikan proses pemilihan pemimpin baru berlangsung secara demokratis, terbuka, dan berintegritas.<br />Dengan mengusung semangat &#8221; Meneguhkan Era Baru IPM Lampung&#8221;, PW IPM Lampung berharap pelaksanaan Musywil XXIII dapat menjadi tonggak baru dalam perjalanan organisasi, sekaligus melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang siap membawa perubahan nyata bagi pelajar Muhammadiyah di Lampung.<br />Penulis/Editor: Noval Sahnitri</p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/pw-ipm-lampung-siap-gelar-musyawarah-wilayah-xxiii-momentum-regenerasi-kepemimpinan-pelajar-muhammadiyah/">PW IPM Lampung Siap Gelar Musyawarah Wilayah XXIII, Momentum Regenerasi Kepemimpinan Pelajar Muhammadiyah</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ipmlampung.or.id/pw-ipm-lampung-siap-gelar-musyawarah-wilayah-xxiii-momentum-regenerasi-kepemimpinan-pelajar-muhammadiyah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Bandar Lampung Siap Sukseskan Musywil XXIII IPM Lampung</title>
		<link>https://ipmlampung.or.id/wali-kota-bandar-lampung-siap-sukseskan-musywil-xxiii-ipm-lampung/</link>
					<comments>https://ipmlampung.or.id/wali-kota-bandar-lampung-siap-sukseskan-musywil-xxiii-ipm-lampung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[IPM Lampung]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 06:39:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ipmlampung.or.id/?p=1139</guid>

					<description><![CDATA[<p><br data-mce-bogus="1"></p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/wali-kota-bandar-lampung-siap-sukseskan-musywil-xxiii-ipm-lampung/">Wali Kota Bandar Lampung Siap Sukseskan Musywil XXIII IPM Lampung</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Lampung bersama Agustiar Rinaldi Alqaida selaku tuan rumah Musywil mengadakan audiensi dengan Wali Kota Bandar Lampung yang berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026, di Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Lampung. <br />Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dan sinergitas antara IPM Lampung dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung, serta dalam rangka mengundang Ibu Wali Kota agar dapat hadir pada kegiatan Musywil PW IPM Lampung ke-XXIII di Kota Bandar Lampung. PW IPM Lampung sebagai organisasi pelajar sangat mengapresiasi kinerja Wali Kota Bandar Lampung, terutama dalam upaya peningkatan mutu dan akses pendidikan di Kota Bandar Lampung.<br />Apriza Bagus Saputra selaku Bendahara Umum PW IPM Lampung menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya. <br />“Kami keluarga PW IPM Lampung mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan menerima silaturahmi kami, serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wali Kota Bandar Lampung yang senantiasa berupaya meningkatkan mutu dan akses pendidikan di Kota Bandar Lampung melalui program-program unggulan serta berbagai inovasi lainnya,” ungkap Bagus.<br />Agustiar Rinaldi Alqaida, selaku tuan rumah Musywil sekaligus Ketua Umum PD IPM Kota Bandar Lampung, juga menyampaikan ucapan terima kasih serta tujuan silaturahmi kali ini. <br />“Kami keluarga PD IPM Kota Bandar Lampung mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Bandar Lampung yang telah menerima silaturahmi kami dengan hangat dan penuh kebaikan. Tujuan silaturahmi kami kali ini adalah untuk mengundang sekaligus mengajak Wali Kota Bandar Lampung agar dapat hadir dan bersinergi dalam kegiatan Musywil PW IPM Lampung ke-XXIII yang akan diselenggarakan di Kota Bandar Lampung,” ujar Rinaldi. <br />Hj. Eva Dwiana, S.E., M.Si., M.H., selaku Wali Kota Bandar Lampung, menyampaikan ucapan terima kasih dan berpesan kepada para kader IPM Lampung. <br />“Terima kasih diucapkan kepada para kader IPM Lampung yang telah bersilaturahmi dengan kami. Kami mengapresiasi IPM Lampung atas gerakan-gerakannya dalam meningkatkan kualitas pelajar di Lampung, terlebih di Kota Bandar Lampung. Kami juga sangat mendukung kegiatan Musywil PW IPM Lampung ke-XXIII yang akan diselenggarakan di Kota Bandar Lampung. Kami akan memberikan bantuan berupa field trip dan gala dinner bagi 300 peserta Musywil. Semoga kegiatan Musywil PW IPM Lampung ke-XXIII di Kota Bandar Lampung berjalan dengan baik,” ucap Eva.<br />Dengan terlaksananya audiensi ini, PW IPM Lampung berharap hal tersebut dapat menjadi penguatan bagi kolaborasi ke depan, terutama dalam waktu dekat untuk menyukseskan kegiatan Musywil PW IPM Lampung ke-XXIII di Kota Bandar Lampung. <br />Kontributor: Rifky Ferdiansyah<br />Editor: Noval Sahnitri</p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/wali-kota-bandar-lampung-siap-sukseskan-musywil-xxiii-ipm-lampung/">Wali Kota Bandar Lampung Siap Sukseskan Musywil XXIII IPM Lampung</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ipmlampung.or.id/wali-kota-bandar-lampung-siap-sukseskan-musywil-xxiii-ipm-lampung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Lampung menggelar kegiatan IPM Leadership Head to Head Challenge</title>
		<link>https://ipmlampung.or.id/pimpinan-wilayah-ikatan-pelajar-muhammadiyah-pw-ipm-lampung-menggelar-kegiatan-ipm-leadership-head-to-head-challenge/</link>
					<comments>https://ipmlampung.or.id/pimpinan-wilayah-ikatan-pelajar-muhammadiyah-pw-ipm-lampung-menggelar-kegiatan-ipm-leadership-head-to-head-challenge/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[IPM Lampung]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ipmlampung]]></category>
		<category><![CDATA[meneguhkanarahbaruIPMLampung]]></category>
		<category><![CDATA[musywilXXIII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ipmlampung.or.id/?p=1132</guid>

					<description><![CDATA[<p><br data-mce-bogus="1"></p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/pimpinan-wilayah-ikatan-pelajar-muhammadiyah-pw-ipm-lampung-menggelar-kegiatan-ipm-leadership-head-to-head-challenge/">Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Lampung menggelar kegiatan IPM Leadership Head to Head Challenge</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Metro – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Lampung menggelar kegiatan IPM Leadership Head to Head Challenge sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Wilayah (Musywil) XXIII PW IPM Lampung, yang berlangsung pada Sabtu, 30 Mei 2026 di Auditorium Kampus 1 Pondok Pesantren Muhammadiyah At-Tanwir Kota Metro. <br />Kegiatan yang mengusung konsep uji kelayakan publik calon formatur tersebut diikuti sekitar 300 peserta, terdiri atas unsur PW IPM Lampung, Pimpinan Daerah (PD) IPM se-Lampung, serta Pimpinan Ranting (PR) IPM se-Kota Metro. Sementara itu, sebanyak 26 calon formatur PW IPM Lampung terdaftar sebagai peserta yang mewakili berbagai daerah di Provinsi Lampung.<br />Forum tersebut menghadirkan sejumlah panelis dari berbagai bidang, yakni Drs. H. Ma&#8217;ruf Abidin, M.Si. (Sekretaris PWM Lampung) sebagai panelis Leadership dan Keislaman, Nur Rakhman Yusuf, S.Sos (Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung) sebagai panelis Program Strategis, serta Asri Kusumaningrum, M.Kes., M.Psi., Psikolog sebagai panelis Psikologi. Adapun moderator kegiatan adalah Arby Tio Suhendro.<br />Nurma Sari selaku Ketua Panitia Pemilihan Musywil XXIII IPM Lampung menegaskan bahwa proses regenerasi kepemimpinan tidak seharusnya berhenti pada sekadar pemilihan nama semata, tetapi harus menjadi wadah untuk mengenal gagasan, menilai kapasitas, serta mengukur kesiapan para calon pemimpin di masa mendatang.<br />&#8220;IPM sebagai organisasi kader Muhammadiyah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap proses pemilihan berjalan secara demokratis, terbuka, dan berintegritas. Melalui Head to Head Challenge ini, para calon formatur diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan, pandangan, dan solusi atas tantangan yang dihadapi pelajar Muhammadiyah di Lampung,&#8221; ujar Nurma. <br />Ketua Umum PW IPM Lampung, Firdaus Armansyah dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya uji publik tersebut, yang dinilainya sebagai langkah inovatif dalam proses kaderisasi dan demokrasi organisasi. Ia mengungkapkan bahwa dari 26 nama calon formatur yang telah ditetapkan, sebanyak 14 calon menyatakan kesiapan mereka untuk tampil dan adu gagasan dalam forum terbuka itu.<br />&#8220;Forum ini menjadi ruang bagi calon pemimpin IPM Lampung untuk menunjukkan visi, inovasi, kemampuan kepemimpinan, sekaligus komitmen keislaman mereka. Pemimpin tidak cukup hanya memiliki kemampuan manajerial, tetapi juga harus memiliki pondasi iman yang kuat,&#8221; kata Firdaus Armansyah<br />Penulis/Editor: Noval Sahnitri</p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/pimpinan-wilayah-ikatan-pelajar-muhammadiyah-pw-ipm-lampung-menggelar-kegiatan-ipm-leadership-head-to-head-challenge/">Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Lampung menggelar kegiatan IPM Leadership Head to Head Challenge</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ipmlampung.or.id/pimpinan-wilayah-ikatan-pelajar-muhammadiyah-pw-ipm-lampung-menggelar-kegiatan-ipm-leadership-head-to-head-challenge/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PW IPM Lampung Gelar RADAR XXIII, Ruang Dialektika Pimpinan Daerah se-Lampung</title>
		<link>https://ipmlampung.or.id/pw-ipm-lampung-gelar-radar-xxiii-ruang-dialektika-pimpinan-daerah-se-lampung/</link>
					<comments>https://ipmlampung.or.id/pw-ipm-lampung-gelar-radar-xxiii-ruang-dialektika-pimpinan-daerah-se-lampung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[IPM Lampung]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ipmlampung]]></category>
		<category><![CDATA[meneguhkanarahbaruIPMLampung]]></category>
		<category><![CDATA[musywilXXIII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://ipmlampung.or.id/?p=1117</guid>

					<description><![CDATA[<p><br data-mce-bogus="1"></p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/pw-ipm-lampung-gelar-radar-xxiii-ruang-dialektika-pimpinan-daerah-se-lampung/">PW IPM Lampung Gelar RADAR XXIII, Ruang Dialektika Pimpinan Daerah se-Lampung</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Lampung – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Lampung menggelar kegiatan RADAR atau Ruang Dialektika Pimpinan Daerah sebagai bagian dari rangkaian Musyawarah Wilayah (Musywil) XIII IPM Lampung. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 3 Juni 2026, pukul 20.00 WIB s/d selesai, melalui Zoom Meeting.<br />Forum dialektika tersebut mengusung tema &#8220;Menjaring Gagasan, Meneguhkan Ideologi, dan Menentukan Arah Baru Gerakan Pelajar&#8221;, sebagai ruang strategis bagi para Pimpinan Daerah IPM se-Lampung untuk menyatukan visi dan memperkuat arah gerakan organisasi menjelang pergantian kepemimpinan wilayah.<br />Ketua Tim Materi Musywil XIII, Aditya Nurrohman, mengatakan bahwa forum ini sengaja dirancang sebagai ruang terbuka bagi seluruh pimpinan daerah untuk menyuarakan gagasan dan pandangan mereka secara langsung.<br />&#8220;RADAR XXIII hadir sebagai ruang untuk menjaring gagasan-gagasan segar dari seluruh pimpinan daerah se-Lampung. Kami ingin memastikan bahwa setiap suara dan ide dari daerah benar-benar terserap sebelum dirumuskan menjadi arah kebijakan organisasi ke depan,&#8221; ujar Adit.<br />Ketua Umum PW IPM Lampung, Firdaus Armansyah, menyampaikan bahwa RADAR XXIII bukan sekadar forum diskusi biasa, melainkan bagian penting dari proses konsolidasi ideologi dan penguatan gerakan pelajar Muhammadiyah di Lampung.<br />&#8220;Forum ini menjadi momentum bagi kita semua untuk tidak hanya bicara soal program, tetapi lebih jauh meneguhkan kembali ideologi gerakan kita sebagai pelajar Muhammadiyah. Dari sinilah arah baru gerakan IPM Lampung akan ditentukan,&#8221; ungkap Firdaus Armansyah</p>
<p>Penulis/Editor: Noval Sahnitri</p>
<p>The post <a href="https://ipmlampung.or.id/pw-ipm-lampung-gelar-radar-xxiii-ruang-dialektika-pimpinan-daerah-se-lampung/">PW IPM Lampung Gelar RADAR XXIII, Ruang Dialektika Pimpinan Daerah se-Lampung</a> appeared first on <a href="https://ipmlampung.or.id">Pelajar Muhammadiyah Lampung</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://ipmlampung.or.id/pw-ipm-lampung-gelar-radar-xxiii-ruang-dialektika-pimpinan-daerah-se-lampung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
